Twitter Aktif Lagi, Trump Serukan Persatuan bagi Seluruh Warga AS
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mencela beberapa loyalisnya yang melakukan perbuatan pengacau di Gedung Capitol, Washington DC pada Rabu (6/1/2021). Politisi Partai Republik itu menyebutkan pengacau selaku beberapa orang yang tidak merepresentasikan nilai mulia AS.
"Seluruh orang Amerika geram dengan perlakuan yang tidak berdasar hukum. Untuk siapa yang melakukan perbuatan kekacauan, Anda tidak sebagai wakil negara kita. Dan siapa yang menyalahi hukum, Anda akan melunasinya," kata Trump lewat video dengan durasi 2 menit 41 detik yang diupload lewat account Twitternya, Jumat (8/1/2021).
Diunggahnya video itu mengisyaratkan account Twitter Trump sudah diaktifkan kembali lagi sesudah tempo hari digembok sesaat sepanjang 12 jam untuk menghindar hasutan di tengah-tengah kekacauan massa.
Situs Slot Online Trump mengakui jika ia selekasnya gerakkan pasukan keamanan untuk mengakhiri kekacauan. Walau sebenarnya, Trump ialah figur yang menghasut massa untuk meluapkan amarahnya di Capitol.
"Saya dengan selekasnya gerakkan pasukan keamanan untuk amankan Capitol," katanya.
Presiden AS ke-45 itu minta agar semua masyarakat AS untuk turunkan tekanan dan mulai memprioritaskan kebutuhan negara. "Kita barusan lewat penyeleksian yang paling intensif. Tetapi, saat ini emosi harus didinginkan dan dipulihkan. Kita harus meneruskan usaha Amerika."
Walau Konferensi sudah menetapkan kemenangan calon yang digotong Partai Demokrat, Joe Biden dan Kamala Harris, Trump tidak terima hasil pemilu. Ia tetap perjuangkan kemenangan yang diklaim jadi kepunyaannya.
Tetapi, ia akan jamin usaha itu dikerjakan secara konstitusional. "Salah satu arah saya untuk pastikan kredibilitas suara. Dan dengan lakukan itu, saya sama juga berusaha untuk demokrasi Amerika."
Trump bahkan juga mengutamakan urgensi reformasi peraturan pemilu. "Kita harus melakukan reformasi undang-undang pemilu untuk agar dapat mengonfirmasi indetitas dan kelaikan pemilih, untuk pastikan kepercayaan serta keyakinan dalam seluruh pemilu di hari esok," sambungnya.
Di pengujung pidato, Trump pengin jadikan 2021 selaku peristiwa rekonsiliasi dan kebangunan AS. Karena, wabahk COVID-19 yang berlangsung sejauh 2020 sudah memutarbalikkan kehidupan masyarakat dan membunuh juta-an orang.
"Untuk maju, kita semuanya wajib bekerja bersama. Kita harus merevitalisasi ikatan keramat cinta dan kesetiaan yang mengikat kita selaku satu negara," serunya.
Paling akhir, ia mengungkapkan, satu kehormatan menjadi pimpinan Negeri Paman Sam. Konsentrasi Trump sekarang ini ialah jalani peralihan pemerintah dengan mulus dan bagus untuk kepimpinan Biden pada 20 Januari kedepan.
"Jadi pimpinan kalian ialah kehormatan sepanjang umur untuk saya. Dan untuk semuanya simpatisan saya yang mengagumkan, saya ketahui jika Anda sedih. Tapi saya pengin Anda ketahui jika perjalanan mengagumkan kita barusan diawali. Terima kasih, Tuhan memberkati Anda dan Tuhan memberkati Amerika," tutup Trump.
